Monday, July 23, 2007

Asmuniconomics

After abstaining for 6 months from the Cafe, I'm moved to say farewell to Asmuni, a veteran Indonesian comedian who passed away last Friday. Because this is too local for international audience, I'll write my obituary in Bahasa.

Innalillahi Wa Inna lillahi Raj'un.

Asmuni itu kenangan dari hiburan rakyat, jaman kita puas dihibur oleh Presiden yang sama sejak G-30S, oleh pertumbuhan ekonomi > 6%, oleh program KB nasional, oleh 1 siaran TVRI, oleh Aneka-Ria Safari, oleh liputan hari ABRI, dan oleh program swasembada beras.

Asmuni itu lambang perjuangan nasional para batur/pembantu yang ingin maju tetapi tetap kampungan. Asmuni lambang orang kaya desa, bangga dengan blangkon, cincin akik, dan sekuter. Asmuni juga representasi kebanyakan pejabat PemDa, camat, lurah, RT-RW, berusaha wibawa tetapi tetap tolol dalam tindakan.

Tetapi Asmuni melawan. Asmuni melawan keterbelakangan yang seolah menjadi nasib masyarakat kelas bawah. Asmuni melawan kemapanan. Asmuni melawan mitos penguasa adalah orang bijak. Asmuni mentertawakan Jawanisasi bawah sadar era Suharto.

Asmuni itu vintage. Besar di era Orde Lama, Asmuni termasuk artis 3 jaman.

Apakah Asmuni seorang ekonom? Bisa jadi.
Well.. it might be a long shot. Tapi ini beberapa quote yang saya ingat:

1. On German efficiency "saya sudah konsultasi penyakit dengan dokter dari Jerman, namanya dokter Bode"
dr Bode itu figur virtual di iklan obat Bodrexin

2. On factor specialization "kamu sana belio rokok di Madiun"
konteksnya majikan ingin bermesraan, pembantu tetap harus kerja

3. On social issue "Lho.. orang kaya kok salah..!?? hahaha"
orang kaya sombong

4. On moral hazard "kamu tungguo di sini, saya ta' nunggu di Jombang"
konteksnya Timbul/pelayan disuruh menunggu datangnya Drakula sementara pejabat desa ngacir

5. On exchange economy "awas.. Keris ini asalnya dari ular.., ularnya saya jual terus dibeliken Keris"

6. On poverty ".. saya in cuma bisa makan CAP JAE.."
Chinese food adalah konsumsi elite era Ordelama. Konsusmi rakyat biasa nasi jagung.

7. On permutation ".. itu adalah hil yang mustahal .."

Selamat jalan Asmuni. Indonesia kehilangan salah satu seniman besarnya.

3 comments:

  1. turut berduka cita atas meninggalnya Asmuni.

    sekarang pelawak indonesia menderita, kalah lucu sama politikus...

    ReplyDelete
  2. Ah, Asmuni.. may you rest in peace, along with my heroes like Kasino, Dono, Benyamin...

    ReplyDelete